Proyek JIBAS RFID

Tiga minggu yang lalu saya mengikuti rapat kerja tahunan, di rapat kerja tersebut saya membuat rencana program untuk tahun ajaran depan adalah menggabungkan JIBAS dengan presensi Whatsapp RFID, aplikasi kantin RFID, dan Web. API.

Saya masih mencari-cari teknologi yang tepat untuk implementasi ide saya termasuk diantaranya teknologi kemanan kartu RFID, jujur dari semua rencana program tadi hal yang membuat saya pusing adalah keamanan kartu RFID (lebih susah daripada JIBAS Whatsapp bro). Oke lanjut. Beberapa jenis kartu RFID sudah saya coba dan semua bisa saya duplikat (termasuk e-KTP, SIM, kartu Flazz dari Bank) dengan alat yang saya beli dari Tokopedia. :'( #Nangis #MikirKeras #KeamananRFID

Kemarin saya diberikan referensi oleh mas Yohanes Nugroho kartu yang saat ini menurut dia aman adalah Java Card yang dapat dibeli di Aliexpress. Tapi ya kembali lagi ono rego ono rupo (ada harga ada barang) kartu ini kalau di rupiahkan sekitar Rp. 350ribuan :'( duh, harga kartu segitu proposal saya tidak mungkin disetujui dan yang menjadi pertanyaan saya selanjutnya adalah kalau saya sudah beli, sampai kapan kartu Java Card ini dikatakan aman? Berkaca dari jenis kartu RFID yang sudah saya coba, menurut saya tinggal nunggu ada orang yang menemukan bug atau kelemahan di kartu ini kemudian tinggal dibuat alat duplikatnya #RampungBubarJalan.

Oke saya sudah buntu untuk masalah kartu RFID :'( karena sebagian kartu RFID bisa diduplikat saya memutuskan untuk beli yang murah saja dan didalam kartu tersebut tidak akan saya beri data apapun kecuali id. kartu yang nanti akan saya masukkan ke database sebagai kunci kemudian user tinggal ngetap kartu RFID ke PC/Android/iOS yang sudah disediakan.

Untuk aplikasi kantin nantinya juga akan terhubung ke JIBAS karena data user ambil dari sana, aplikasi ini sebenarnya hampir sama dengan software penjualan yang ada di toko-toko yang mempunyai fitur deposit, cabang kantin dan tap kartu untuk setiap pembelian barang.

Lanjut fitur Whatsapp fitur ini saya tambahkan untuk JIBAS presensi dan aplikasi kantin dimana setiap anak datang (terlambat/tidak) ataupun anak pulang, orangtua akan menerima notifikasi dari Whatsapp sebagai pengganti SMS termasuk jika diperlukan data user jajan di kantin pun juga akan terkirim ke orangtua. Jadi tidak hanya fitur disini saja yang dapat menjangkau orangtua.

Selanjutnya saya bikin API sendiri untuk memudahkan akses transfer data aplikasi kantin dan Whatsapp.

Oke cukup sekian tulisan saya hari ini besok ketika rencana program ini sudah terlaksana, saya akan share lagi disini. 

Terima kasih
Menggabungkan JIBAS Dengan Whatsapp, RFID, Aplikasi Kantin, API, dan Android/iOS/PC

Artikel Terkait Proyek JIBAS RFID :

4 komentar

saya tunggu karyanya pa. semoga tuhan selalu kasih kesehatan atas niat baik bapak

Balas

Amin, terima kasih pak. Ditunggu ya.

Balas

API saya tidak dibuat untuk public. Ada beberapa situs luar negeri yang menyediakan/menyewakan API untuk transfer data Whatsapp.

Balas